5 Pengaruh Google AMP Bagi Publisher Adsense

5 Pengaruh Google AMP Bagi Publisher Adsense

Selamat malam sobat wepotus semuanya, apakah kalian sudah tau mengenai Pengaruh Google AMP untuk para pblisher AdSense? Malam ini saya sudah mencari info tentang hal ini dan alhamdulillah saya mendapati sebuah website yang membahas tentang hal ini.

Advertisement

Oleh karena itu, setelah saya pikir-pikir mungkin tidak ada salahnya untuk men-share nya kembali kepada teman-teman sekalian.

Baik, langsung saja silahkan kalian simak penjelasan selangkapnya dibawah ini !

Apa saja pengaruh dari Google AMP Terhadap Publisher ADSense?

berdasarkan informasi yang saya dapatkan dari website Ideoptimasi dot tk, Berikut ini 5 pengaruh dari Google AMP untuk para publisher AdSense:

1. Artikel yang berbasis AMP akan menempati peringkat lebih tinggi di SERP

Dengan posisi tampilan yang menarik bisa berada di atas pencarian google atau berbentuk gambar yang bisa di geser-geser (swip) dengan ikon petir dibawahnya. Seperti tampilan ini :

2. Search Impression berbayar akan meningkat

Dengan semakin cepatnya loading, hal paling mungkin dilakukan orang dalam mesin pencari google tentu akan membolak balik halaman di SERP dan tentu akan meningkatkan pula pencarian  tayangan berbayar.

3. Google AMP berlaku untuk semua publisher

Dengan google AMP, siapapun publisher dengan sedikit pengetahuan maupun kemauan bisa memformat dan menmpilkan artikelnya untuk bisa diakses dengan cepat oleh potensi pembaca yang sangat besar. Tidak seperti pada Facebook yang membatasi publishernya untuk berpartisipasi dalam Fitur Instant Artikel.

4. AMP bersifat open source

Maksudnya adalah dalam mengembangkan Google AMP tidak terbatas pada pengembang google saja, tetapi siapapun dan pihak ketiga manapun bisa berkontribusi dalam mengembangkan AMP untuk mengubah dunia publishing yang lebih baik.

5. Meningkatnya AMP tool analytic pengembang pihak ketiga

Meyakini bahwa dengan AMP akan melahirkan perkembangan baru dalam super fast loading, banyak pengembang tool analytics yang fokus pada proyek tersebut. Seperti comScore, Adobe Analytics, Parse.ly, and Chartbeat. Bahkan AMP sendiri juga ada AMP analytics. Kang Ismet dan Mas Adhi Suryadi sendiri juga sudah mulai mengembangkan template berbasis AMP ini.
Walaupun demikian MOZ juga memberikan analisanya tentang kekurangan dalam AMP, ada 8 hal yang menjadi batu sandungan dalan dunia online marketing dan SEO diantaranya :
  • Belum didukung subscribe maupun submit contact form di template AMP
  • AMP tidak mendukung page speed dan SEO unttuk situs non publisher seperti e-commerce. Hanya situs berartikel berita dan posting blog saja yang didukung AMP.
  • Masih perlu perbaikan tentang sistem pencarian . contohnya jika mengetikan sesuatu yang lebih umum atau luas dalam kotak penelusuran contohnya : news, fashion, atau food, maka akan lebih sering muncul artikel AMP dan mengorbankan yang lain seperti pada paid search.
  •  Kurangnya dukungan stylesheet external dan javascript external, sehingga UX design (proses membuat sebuah website atau aplikasi t menjadi mudah untuk digunakan dan tidak membingungkan ketika digunakan oleh pengguna.) jadi bentuknya tidak menarik.
  • Kacaunya Domain Authority : Salah satu yang berpengaruh dalan rangking mesin pencari adalah jumlah backlink atau inbound link ke web tersebut, dengan adanya AMP maka link tidak diarahkan ke website namun menuju ke google, sehingga jumlah link akan semakin sedikit. Perhatikan url dibawah ini dimulai dari www.google.com bukan langsung ke www.bbc.co.uk/
Baca Juga :  Mengurangi Resiko SUSPEND atau BANNED YouTube? Apakah Bisa?

  • Akan mengubah sistem penayangan iklan untu konten tertentu
  • .Menambah biaya pengeluaran untuk content development.
  • .Blog nggak nyaman dilihat karena AMP html yang miskin tampilan.
Demikian juga sampai saat ini penggunaan template berbasis AMP masih banyak kendala ,  perlu keseriusan untuk penyempurnaan scriptnya. Seperti yang ditulis oleh Mas Adhi Suryadi bahwa akan banyak kesulitan jika blog lama ingin menggunakan template berbasis AMP.

Jadi dari gambaran diatas bahwa  keinginan google untuk mempercepat loading halaman mobile perlu kita acungi jempol, namun sebagai barang baru proyek AMP ini harus kita tunggu sampai para pengembang benar benar menyempurnakannya.  (sumber: ideoptimasi.tk)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*