9 Tips Memilih Hosting Untuk Website Kita Terbaru 2018

9 Tips Memilih Hosting Untuk Website Kita Terbaru 2018
9 Tips Memilih Hosting Untuk Website Kita Terbaru 2018

9 Tips Memilih Hosting Untuk Website Kita Terbaru 2018 – Selamat pagi sobat wepotus semuanya, Sebagai salah satu aspek penting yang harus kita perhatikan, maka kita jangan asal-asalan dalam memilih tempat penyedia hosting. Kenapa? karena tidak sedikit teman-teman kita diluar sana merasa kecewa dengan hosting yang mereka beli.

Advertisement

Oleh karena itu, sudah seharusnya kita hati-hati dalam memilih jasa penyedia hosting, apalagi hosting tersebut akan kita gunakan untuk websiteyang akan kita kelola dalam jangka waktu yang panjang. Nah, kalau gitu apa yang harus kita lakukan sebelum membeli hosting?.. untuk mengetahui jawabannya, silahkan kalian simak artikel yang saya share ini dari awal sampai selesai ya.

Apa saja tips memilih hosting yang bagus?

Berikuti ini 9 Tips Memilih Hosting yang harus kita ketahui bersama :

  1. SUPPORT

    Mengapa faktor ini Saya tempatkan sebagai nomor satu, yang terpenting? Apa yang sebetulnya dijual oleh sebuah perusahaan hosting bukanlah seiris ruang pada harddisk, atau bandwidth, atau software, melainkan jasa support. Ruang harddisk atau server dijual oleh toko komputer. Bandwidth dijual oleh ISP atau datacenter atau NAP (network access provider). Software dijual oleh software house atau toko CD. Semua barang itu dapat Anda peroleh atau sewa sendiri pada penyedia jasa lain yang telah disebutkan. Tapi jasa support adalah sesuatu yang Anda peroleh dari perusahaan hosting, yang membedakan hosting bayar dan hosting gratis, yang menjadi value yang Anda bayar.

  2.  FASILITAS/FITUR HOSTING

    Tentu saja ini menjadi faktor penting, karena apa artinya Anda berlangganan hosting kalau Anda tidak dapat menjalankan aplikasi yang Anda inginkan? Provider pada umumnya harus menyediakan aplikasi/software/librari yang standar dibutuhkan banyak orang, seperti PHP, MySQL, Perl, dengan versi yang cukup baru dan berikut librari-librarinya. Fitur lainnya seperti memasang antivirus dan antispam di server SMTP, tersedia akses mailbox melalui webmail, POP3, forwarding, dan IMAP4. Dalam hal mengupload website, harus menyediakan beberapa mekanisme, yaitu lewat interface web (control panel), FTP, shell (SSH), dan FrontPage.

  3. BACK UP

    Faktor ini amat penting karena seringkali data di server (termasuk email dan database) adalah satu-satunya copy yang dimiliki oleh pelanggan hosting. Pengalaman telah membuktikan, adanya backup harian dan history 1 minggu pada server-server telah beberapa kali menyelamatkan kehilangan data yang penting akibat mesin/harddisk crash, atau kecelakaan karena tak sengaja terhapus, dsb. Sebaiknya Anda bertanya kepada penyedia hosting, seberapa sering mereka melakukan backup, dan menghindari penyedia hosting yang tidak jelas policy backupnya dan hanya seminggu atau sebulan sekali melakukan backup.

  4. STABILITAS SERVER DAN JARINGAN, UPTIME.

    Semakin penting website atau perusahaan online Anda, maka semakin penting pula stabilitas dan uptime (dan faktor harga menjadi semakin relatif rendah kepentingannya dibandingkan faktor stabilitas ini). Ada beberapa hal yang mempengaruhi stabilitas/uptime, yaitu mesin, jaringan, dan software/keamanan seperti konfigurasi komputer yang digunakan dan setiap komputer umumnya tidak diisi lebih dari 200-300 account agar tidak memberatkan akses. Keamanan server juga harus diperhatikan karena server yang sering dihack akan menjadi sering down bahkan sering kehilangan data, sesuatu yang amat mengganggu operasi server. Spammer atau user yang iseng mencoba-coba membobol keamanan atau memasang software yang mencurigakan juga harus diperhatikan. Ini karena server yang mengirimkan spam akan cenderung diblacklist oleh server lain, menyebabkan account-account lain di mesin yang sama terganggu penerimaan emailnya. Demikian juga software-software yang mencurigakan kadang menghabiskan resource CPU/memori atau membuat server menjadi terblokir oleh server lain.

  5. KEBERADAAN PERUSAHAAN YANG JELAS

    Menurut Saya faktor ini lebih penting dari harga, mengingat terlalu banyaknya penyedia hosting di Indonesia, yang rata-rata: 1) tidak berbadan usaha; 2) tidak memiliki lokasi fisik yang jelas; 3) kelangsungan hidupnya antara beberapa bulan hingga 1 tahun saja, yang mana setelah itu menghilang tanpa jejak. Bagi konsumen yang baru mencoba layanan hosting pertama kali dan tujuannya hanya untuk belajar/pengalaman/coba-coba mungkin hal ini tidak masalah. Tapi bagi sebuah perusahaan atau situs yang ingin lebih serius ini bisa menjadi masalah. Misalnya: data website/database Anda tiba-tiba hilang karena server sudah tidak online berikut si pengurus hosting tidak bisa dihubungi untuk Anda minta datanya. Atau nama domain Anda jadi tersandera karena kontak/password domain ada pada pihak hosting dan lagi-lagi kini mereka tidak bisa dihubungi.

  6. HARGA

    Kalau kita perhatikan bagaimana cara konsumen berbelanja barang komputer atau HP di mall Mangga Dua Jakarta atau BEC Bandung, biasanya adalah sebagai berikut: konsumen menginginkan barang dengan spesifikasi X, Y, Z. Konsumen bertanya pada sebuah toko (A) berapa harganya. Toko A memberi harga. Konsumen bertanya pada toko lain (B). Toko B memberi harga. Demikian seterusnya sampai diperoleh beberapa harga. Konsumen akhirnya memilih toko yang memberikan harga termurah. Hal ini mudah dilakukan untuk barang-barang seperti elektronik/komputer karena kita mengetahui persis spesifikasi yang kita inginkan, dan tiap toko menjual barang yang sama jika spesifikasinya sama. Tapi tidak demikian halnya dengan jasa, yang sulit dibuat spesifikasi eksaknya. Karena itu harga kami tempatkan sebagai faktor yang sebaiknya dipertimbangkan lebih belakangan (tingkat kepentingannya rendah), mengingat harga yang sama belum tentu berarti tingkat layanan yang sama. Harga Melawan Kuwalitas Hosting, Sering kali pemain bisnis hosting yang baru terjun di bisnis ini hanya memperhitungkan resource space dan traffic limit. Padahal di luar itu banyak sekali batasan – batasan lain sebuah server di antaranya adalah CPU load dan Memmory. Oleh karena itu jika harga yang di tawarkan sangat murah maka konsekuensinya adalah pengurangan – pengurangan fasilitas hosting yang berpotensi besar menimbulkan beban berlebih pada server. Jika ada yang menawarkan harga sangat murah namun tetap menawarkan fasilitas – fasilitas yang fantastis, maka hal ini seharusnya menjadi tanda tanya besar.

  7. Aplikasi Serba Unlimited ? Sangat Mustahil !!!

    Aplikasi yang biasanya dapat membuat CPU load menjadi tinggi di antaranya adalah web itu sendiri, database, mailing list, dan FTP. Untuk itu biasanya perusahaan web hosting membatasi jumlah mailing list, FTP account, dan database untuk menjaga reliabilitas layanan. Selain itu traffic per bulan juga dibatasi dengan asumsi jika traffic tinggi, maka beban server juga tinggi. Oleh karena itu review kembali pilihan Anda jika pilihan tersebut jatuh pada perusahaan web hosting yang menawarkan fasilitas serba unlimited.

  8. Kepemilikan dan Pengaturan Domain

    Domain sudah selayaknya menjadi milik pelanggan dan pelanggan berhak melakukan pengaturan terhadapnya. Oleh karena itu pelanggan harus diberikan akses ke control panel domain yang berfungsi untuk mengatur domain secara administratif (whois info / kepemilikan) dan teknis (pengaturan nameserver). Apabila kepada pelanggan tidak diberikan control panel pengaturan domain, maka jika suatu saat pelanggan ingin memindahkan hosting, melakukan pengaturan nameserver, dan perpindahan kepemilikan domain atau transfer ke registrar domain lain akan menemui kesulitan karena bergantung pada perusahaan hosting tempat pelanggan membeli domain tersebut.

  9. Security dalam jaringan atau server harus kuat

    Tidak bisa di sangkal bahwa keamanan adalah salah satu hal yang termasuk paling penting dalam usaha di Internet. Pada saat ini memang tidak ada satu teknologipun yang demikian sempurna yang mampu menahan serangan para cr4cker ini. Bagaimana kita dapat meminimisasi kemungkinan serangan ini? Cara yang paling sederhana adalah menanyakan apakah di provider tersebut menyediakan orang yang ahli dalam bidang security / keamanan jaringan. Yah apa boleh buat, jika tidak ada orang yang ahli keamanan jaringan di provider tersebut ada baiknya pindah ke provider yang lain. Biasanya yang ingin kita dengan adalah bagaimana cara mereka memonitor aktifitas di jaringan selama 24 jam yang dapat mendeteksi aktifitas yang tidak wajar sebelum aktifitas tersebut membuat kerusakan. Biasanya mereka mempunyai program untuk firewall atau untuk mengatasi masalah-masalah security yang umum. (sumber : blogger-nganjuk)

Saya harap setelah kalian mengetahui 9 tips memilih hosting diatas, kalian tidak salah pilih penyedia hosting lagi. So, mari kita bijak dalam menentukan pilihan penyedia jasa 🙂 Baiklah, demikian yang bisa saya sharing pada pagi hari ini, semoga bisa bermanfaat untuk kita semuanya. Oh iya, jangan lupa LIKE, SHARE & COMMENT aoabial ada yang tidak kalian fahami dari penjelasan diatas. Terima kasih.

Baca Juga :  Meningkatkan Penghasilan AdSense dengan Pasang Iklan Floating atau Melayang di Blog

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*