20 Contoh Puisi Pendek Tentang Alam Untuk Anak SD Kelas 2 Tahun 2020

by Imran Prasetya
Contoh Puisi Pendek Tentang Alam

Contoh Puisi Pendek Tentang Alam – Disaat kita duduk di kelas SD ataupun SMP bahkan SMA, terkadang kita diberikan tugas oleh seorang Guru untuk membacakan puisi pendek. Biasanya tiap murid akan diminta kedepan dan membacakan puisinya dengan tema yang berbeda-beda. Salah satu tema puisi yang sering sekali diambil oleh seorang siswa adalah Puisi tentang alam.

Namun, tidak semua murid bisa membuat puisi dengan tema yang telah di tentukan. Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini wepotus ingin berbagi Contoh Puisi Pendek Tentang Alam Untuk Anak SD yang kami rangkum dari berbagi sumber. Silahkan pilih salah satu contoh puisi pendek yang kami share dibawah ini ya!

Contoh Puisi Pendek Tentang Alam Untuk Anak SD

Berikut ini ada sekitar 20 Contoh Puisi Pendek Tentang Keindahan Alam yang kami kumpulkan dari beberapa sumber :

Pelangi

betapa indah warnamu
merah jingga kuning hijau
juga biru nila dan ungu
berlapis lapis di langit biru

sungguh kukagum melihatmu
menghiasi angkasa elok rupamu
siapa gerangan penciptamu
tentu Tuhanlah pelukismu.

Bulan purnama

oh bulan purnama
wajahmu bundar memesona
sinarmu menerangi bumi

oh bulan purnama
tampakkan senyummu
hiburlah hatiku
temanilah aku pada malam sunyi

Malam

malam terang benderang
kulihat angkasa raya
malam itu bulan purnama
bulan tampak bercahaya
bintang bintang berkelip
oh alangkah indah alam semesta
anugerah dari sana pencipta.

Embun pagi

kabut turun membumi
membawakan embun pagi
embun datang menghampiri
rumput rumput berdiri
butir butir menatap mentari
bagaikan permata berseri
bersama embun pagi
aku pergi

Hujan

aku suka hujan
sejak langit abu abu menjadi hitam gelap
sampai titik titik air mulai jatuh
ah indahnya

ketika orang sedih kehujanan
aku tersenyum senang menikmati hujan
duduk di pinggir jendela bus
memandang kaca bus yang berembun
alangkah indahnya

betapa ajaibnya peristiwa alam
tuhan maha kuasa.

Pantaiku

ombak bergulung gulung memecah pantai
nyiur hijau melambai lambai
burung burung camar beterbangan di angkasa
semua sungguh memesona

Iaut biru bergelombang
lumba lumba berloncat loncatan
sungguh tak dapat kuungkapkan
betapa besar keagungan Tuhan

Air

kau sangat berharga
kau bagaikan permata dunia
kau sumber kehidupan
bagi seluruh umat di dunia

air teruslah mengalir
mengiringi arus yang terus ke hilir
mengelilingi pepohonan yang mulai bersemi
menambah sejuknya suasana pagi

saudaraku hematlah air
gunakan dia secukupnya
jangan kau sia siakan dia
pemberian tuhan yang sangat berharga.

Bungaku

bungaku . . .
sungguh lincah gayamu
kau berayun ayun di tangkai
menari nari . . .
tertiup angin pagi

bungaku . . .
kau tersenyum padaku
kau tebarkan harum semerbakmu
menyejukkan sanubariku

bungaku . . .
pagi ini kau sungguh ceria
bercanda ria dengan temanmu
si kumbang pengisap madu.

Mawar jingga

ketika pagi berseri
aku berjalan-jalan di taman
kulihat kuntum bunga rupawan
warna jingga sangat menawan

datang kupu-kupu menari
beterbangan kian kemari
menambah tamanku asri
mawarku jingga menarik hati.

Gunung merapi

mengepul asap membumbung tinggi
putih bagai salju abadi
terbang mengambang diembus angin
ciptakan pemandangan nan elok asri

gunung gunung berapi
kau laksana pilar pertiwi
berdiri megah bagai perwira
menjaga tanah air yang kaya raya

Indahnya Sawah Yang Hijau

Terlihat luas membentang,
sawah indah yang menghijau
tempat para petani
menanam benih padi.

Indahmu tak terkira
Anugerah dari Yang Kuasa
Bersyukurlah kita semua
Untuk alam yang sangat indah.

Sawah

Bersusun-susun di lereng gunung,
Bagai lukisan para seniman
Terlihat indah
Terlihat damai.

Dan jika datang masa panen,
Warna hijaumu menjadi keemasan,
Membuat bahagia
Hati petani di sana.

Bermain di Sawah

Aku berlari di pematang,
Di antara tumbuhan padi,
Merasakan angin kesejukan,
Alam desaku yang sangat asri.

Kutangkap belalang,
Bersama dengan kawan-kawan,
Di antara alam persawahan
Semua senang bukan kepalang.

Hari Memanen

Ke kampung halaman aku bermain
Bertemu bibi juga paman
Pergi ke sawah untuk memanen
Semua padi yang telah matang.

Aku bermain di atas jerami,
Seperti anak yang berpetualang
Rasa senang di dalam hati
Kami bermain dengan riang.

Desaku Yang Permai

Betapa indah alam desa
Sangat damai aku rasa
Sawah luas membentang
Pohon tumbuh di sawah ladang.

Angin semilir sangat perlahan
Membawa sejuk ke penjuru alam
Desa kecil yang amat permai
Di sinilah aku dilahirkan.

Bermain di Alam

Alam ini begitu indah,
Membentang luas tak terkira
Dari gunung, pantai hingga sawah,
Sangat elok dipandang mata.

Lihatlah gunung yang menjulang,
Lihatlah pantai yang berombak,
Lihatlah sawah yang sangat permai
Itulah anugerah dari Tuhan.

Butir Pasir Di Pantai

Apakah yang membuat indah pantai?
Pasirnya yang tersebar,
Ombaknya yang berdebur,
Dan suaranya yang sangat merdu.

Itulah keindahan alam
Itulah nyanyian alam
Terasa sangat menenangkan
Terasa sangat menyenangkan.

Duduk Di Tepi Pantai

Duduk aku di tepi pantai
Kulepaskan pandangan
Melihat gelombang bergulung-gulung
Ombak pecah di bibir pantai.

Alangkah agung ciptaan-Mu
Amat indah tak terkira
Alangkah besar ciptaan-Mu
Sebagai anugerah bagi hamba.

Perahu Bersandar

Saat pagi telah tiba
Di pantai itu aku bermain
Melihat perahu yang bersandar
Setelah lama mencari ikan.

Mengarungi lautan
Tanpa takut ataupun cemas
Berlayar penuh keberanian
Membelah ombak dan gelombang.

Nyanyian Burung

Bila pergi ke keluasan alam
Menuju pantai yang berpasir
Kudengar burung-burung berkicau
Di atas tiang atas perahu.

Burung camar senang terbang
Menikmati ombak pantai
Mencari seekor ikan
untuk dimakan saat pulang.

Baiklah, demikian sharing kita kali ini tentang Contoh Puisi Pendek Tentang Alam, semoga bermanfaat untuk sobat semuanya ya. Terima kasih

Related Posts

Leave a Comment